Kamis, 18 Agustus 2011

ONH 2011

iframe frameborder="0" src="http://kumpulblogger.com/machor.php?b=164159" width="100%" height="200px" marginwidth=0 marginheight=0 >

Minggu, 23 Januari 2011

Rabu, 27 Oktober 2010

Profil Pak Yahya

WAKIL KEPALA MADRASAH
URUSAN HUBUNGAN MASYARAKAT (HUMASY)


Pembaca Miftah yang terhormat, pada Kolom Profil Miftah Edisi terbaru kali ini pembaca kami ajak untuk melihat dan mengenal lebih jauh Pembina Buletin Edisi 13,14 dan 15, yang saat ini kembali beliau menjadi Pembina Buletin kita tercinta ini, dia adalah Bapak Akhmad Yahya,M.Pd.I.

Saat ini Pak Yahya demikian siswa-siswi memanggil namanya mendapat tugas tambahan di MTsN Gresik sebagai Wakil Kepala Madrasah Urusan Humasy yang ia jalani mulai tahun 1998 yang lalu, sebuah jabatan dan tugas yang tidak bisa dibilang ringan dan mudah jika melihat masa kerja beliau di MTSN ini masih enam tahun.

Kepada Reporter Miftah Pak Yahya bercerita bahwa Beliau bukan OGA (Orang Gresik Asli), beliau dilahirkan di Pasuruan 12 Juli 1972 anak ke delapan dari 13 bersaudara, waahh… keluarga besar….Pak. Pendidikan formal ia mulai dari SDN Keboncandi ia jalani di pagi hari Sore harinya di Madrasah Ibtidaiiyah Darun Najah di desa yang sama, malam harinya mengaji di Pesantren Darun Najah. Setelah lulus SDN ia melanjutkan studinya ke MTs An-nur di Kec. Winongan. Setelah lulus MTs ia sembunyi-sembunyi mendaftar ke PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) di Probolinggo, ia daftar sembunyi-sembunyi karena orang tuanya sudah tidak mau mensekolahkan lagi karena alasan ekonomi. Alasan PGAN tempat melanjutkan sebagai jalan pintas menjadi Guru, yang ia cita-citakan sejak ia duduk di kelas 6 SD.
Semasa sekolah di MTs dan PGAN beliau rajin membaca buku tiap malam bahkan sampai subuh sering ia lakukan, dan tak heran bila di MTs beliau lulus Rangking II dan di PGAN juga Rangking II dari 247 siswa dan mendapat Beasiswa SUPERSEMAR dari Jakarta tahun 1990. Beasiswa tersebut sebagai modal melanjautkan kuliah di IAIN Sunan Ampel Malang dari tahun 1991-1995, di IAIN ini pak Yahya harus pintar-pintar membagi waktu , karena selain kuliah ia sambil Bekerja disamping itu ia aktif di organisasi Mahasiswa intra kampus seperti HMJ dan SENAT, yang sekarang di kenal dengan nama BEM. Karena Nilai dan Prestasinya Baik saat kuliah kembali pak Yahya mendapat Beasiswa SUPERSEMAR sampai 2 pereode ( 1993 dan 1994). Sebagai aktifis organisasi kampus dan modal IPK 3.49 serta bisa Bahasa Inggris dan Arab selesai wisuda beliau ingin melanjutkan Studi S-2 ke California di (UCLA) atau ke Universitas Al-Azhar Cairo Mesir, namun Orang tua tidak mengizinkan dan ekonomi tidak bersahabat, akhirnya Pak Yahya mendaftarkan diri sebagai Tenaga Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (SP-3) kontrak Kanwil diknas Jawa Timur. Dan di tempatkan di Desa Mojopurowetan Bungah Gresik, inilah awal pak Yahya berada di kota Pudak ini.
Di Mojopurowetan Bungah ini ia mulai karirnya menjadi Guru di SMP Nusantara hingga sekarang, di tahun 1998 ia menikah dengan Ainun Jariyah dan sampai sekarang dikaruniahi dua orang putra, Muhammad Nahvi Nadlif Muzakky (Nahvi) dan Ahmad Abdi Dzikri Fikri Illahi (Adzif). Bapak dua anak tipe pekerja keras dan berpenampilan sederhana ini mulai tugas sebagai guru PNS di MTSN kita ini tahun 2004 sebagai Guru Akidah Akhlak dengan tugas tambahan wali kelas. Tahun 2006 selain guru ia dipercaya diberi tugas tambahan Pembina OSIS, di tahun 2007 ia sebagai Koordinator Pembina Eskul dan di pertengahan tahun 2008 beliau mendapat tugas baru sebagai Wakil Kepala Madrasah Urusan Humasy hingga sekarang.

Di sela-sela kesibukannya beliau mengup-grade keilmuannya dengan kuliah lagi S-2 tahun 2004-2006 di STAI Qomarudin Bungah Gresik. Ketika reporter Miftah menemuinya di Ruang Kantornya beliau mempersilahkan kami mewawancarainya, dengan logat dan gaya khasnya pak Yahya menjawab semua pertanyaan yang kami ajukan. Termasuk mengapa pak Yahya guru agama koq bisa bahasa Inggris?, Beliau menjelaskan bahwa semenjak MTs beliau suka dan tiap hari menghafalkan 5 vocab bahasa Inggris dan 5 mufrodat bahasa Arab., sehingga tak heran jika juga ikut andil merintis dan membina Club Bahasa Inggris di MTsN sampai saat ini.
Motto beliau adalah “Jalani hidup ini seperti air mengalir, kehidupan berawal dari air dan bantulah sesama yang sedang membutuhkan” dan berobsesi MTs Negeri Gresik menjadi Madrasah Unggul dan semua civitas akademika menguasi bahasa baik Arab maupun Inggris dan menjadi bahasa komunikasi sehari-hari di Madrasah.
Selanjutnya Pak Yahya berpesan kepada kita semua,.. jika kita ingin menguasi ilmu, maka banyaklah membaca dan kuasailah bahasanya. Ilmu umum banyak bersumber bahasa Inggris, Ilmu agama berbahasa Arab, maka pelajari dan kuasai dua Bahasa tersebut.., insyaalah keilmuan kita akan cepat berkembang dan siapa yang menguasai bahasa ia memiliki percaya diri – confident yang lebih. Beliau mengibaratkan kalau kita ingin masuk sebuah rumah, maka kita harus pegang kunci dan lewat pintunya, Membaca adalah pintu ilmu dan bahasa adalah kuncinya.
Di akhir tulisan ini, kita berdoa semoga Pak Yahya selalu sehat dan senantiasa di beri kesuksesan oleh Allah segala apa yang dikerjakan, diharapkan dan dicita-citakan. Amin.

Minggu, 25 Oktober 2009

SELAMAT MENGIKUTI PELATIHAN

KAMI UCAPKAN SELAMAT MENGIKUTI


PELATIHAN PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BAGI BAPAK- IBU GURU
MTs MIFTAHUL ULUM PEGANDEN MANYAR

Senin, 25 Januari 2010